Embung Boelanboong

Embung Boelanboong terletak di Dusun Resetlemen. Namanya unik! Bahkan sebelum namanya menjadi Boelanboong, nama embung ini adalah Embung Resetlemen. Om Frederikus bercerita bahwa tanah tempat embung ini terpeta merupakan milik Mosalaki (ketua adat), salah satunya Bapak Pius Ndewi. Tapi embung ini dikelola atas kerjasama antara Taman Nasional Kelimutu (TNK) dengan Sentral Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP) yang beranggotakan masyarakat setempat.

Bukit Roe

Memasuki Kota Mbay, yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Nagekeo, ada banyak bukit-bukit keren, salah satunya Bukit Roe. Saat itu yang nampak sungguh Gold and Geautiful!

Weworowet

Weworowet atau Bukit Rowet terletak di Desa Nggolonio, Kabupaten Nagekeo. Terletak di tepi jalan trans Mbay - Riung, bentuk bukit yang uni ini sungguh memikat. Di seberang Bukit Weworowet pernah dijadikan lokasi Festival Daging Domba.

Dapur Jadul

Masih dari Barat Kota Ende, tepatnya di daerah Pantai Raba (Nangaba) Dapur Jadul menjadi pusat kuliner dan wisata masyarakat Kota Ende dan sekitarnya. Banyak wahana asyik di tempat ini. Saat ini Dapur Jadul telah pindah lebih ke Timur sekitar 50 meter.

Hutan Wisata Kebesani

Untuk mencapai hutan ini, dari Kota Ende dibutuhkan waktu sekitar 1 - 2 jam (60,7 kilometer) ke arah Timur, di Pasar Detukeli belok kiri menuju Kampung Adat Wologai, dan mengikuti satu jalur hingga tiba di Hutan Wisata Kebesani. Kondisi jalan belum mulus sempurna; masih ada lobang-lobang dan jalanan tanpa aspal. Di musim hujan, sekitar empat kubangan besar akan kalian temui di tengah jalan, menutup hingga tepi. Tapi jangan kuatir, ikuti saja jalur bekas roda yang ada.

Wednesday, September 27, 2006

Too Much

Seharusnya sayah hiatus, tapi enggak pengen hiatus :P jadinyah blog lebih sering diterlantarkan. Gak apa yawh, temans. Thx yawh bagi yang udah sering2 mampir ke sini *lirik om Woer* huhuhu.
Jangan berhenti mendo'akan akyu yawh, temans! Agar semua cita2 dan keinginan terkabul. Agar apa yang telah dimulai inih dapat terlaksana dengan baik--finish dengan baik pula *shettt*

Thx a lot!

Wassalam.

Saturday, September 09, 2006

Surat, Perangko, DTH & Harry Potter

Temans, baru aja akyu ngoprek file-cabinet yang berisi arsip2 Pajak perusahaan kedua orang kakakku. Dan kemudian, di laci nomor 2, aku menemukan satu map jaman dulu yang mana sering dibilang orang dengan MAP TEKA :P hihi. Ternyata isi map tersebut adalah;
*eng ing eng* --backsound tembang Jawi--
SURAT!!!
^^;
Deuh, segitu kagetnyah haha. Gimana gak kaget? Berratus2 surat tempo dulu aku satukan di map ituh. Otakku memang rada payah; bahwa aku lupa kalo dulu pernah me-manage surat2 ke dalam map. Tergelitik hati untuk membaca beberapa lembar dan aku cekikikan sendiri.
;))
Surat dari seorang teman berbeda smu yang seneng temenan ma akyu; disitu tertulis 'burung terbang karena sayap, surat datang karena sahabat' gyahaha. Bener2 kalimat cupu deh ikh :p
Aku terpesona karena masih tersimpan juga surat dari Dhany Java Jive yang ditulis dengan huruf acak-kadul. Aku ingat, surat balasan itu kuterima saat smp, nyaris bersamaan dengan balasan surat dari Pulau Biru Production; Oppie Andaresta. Ada juga surat dari Feby Febiola :p yang mana mohon dukungan agar dia bisa jadi pemenang cover majalah Anita Cemerlang (dulu mah blom ngetop kayak sekarang diah).
Beberapa lain yang penting juga adalah surat dari personel Kirab Remaja Nasional dulu, surat dari seorang sahabat di Aceh, surat dari teman2 sekolah.
.......
............Hmm--
Dari surat2 yang masih menggunakan jasa amplop, PERANGKO dan kantor Pos tersebut, aku menyadari bahwa banyak teman yang hilang dari peredaran. Mereka kunamakan DTH; Daftar Teman Hilang. Hikz...
Adalah Cut Rahmi, cewek asal Pidie-Aceh yang menjadi sahabat pena pertamaku dan sahabat karibku. Sejak GAM merajalela, hilang kabarnya sampai saat ini. Aku menelepon ke rumahnya, yang jawab malah bilang gak tau apa2. Padahal sebelum2nya, kami sering curhat via telepon yang mana aku nyuri2 pulsa telepon rumah. Oih Ami, sekarang kamu dimana, sist??
Adalah Ferdin Settu, teman smp yang melanjutkan sekolah ke Seminari namun ia didepak karena ketahuan ngerokok. Ferdin pernah bertualang ke Batam dan akhirnya kuliah di Jogja. Tapi... entah dimana si Ferdin sekarang. HPnya pun dah ganti nomor.
DTH yang laen; kak Evy (Jogja), kak Har (Jakarta), Kak Fery (Bengkulu), Pur (Nangapanda-Ende), As (Ende--Sukabumi) dll.
.....
Lanjut!
Next about my fave book ever; Harry Potter. Kapanan si Armando membawa novel Harry Potter and The Half-Blood Prince. Yawn!!! Inih yang akyu tunggu setelah Orde Phoenix ituh. Yap, meskipun gak setebal buku sebelumnya yang mencapai 1200 halaman, Harry Potter and The Half-Blood Prince yang cuma 816 halaman ini ceritanya justru lebih komplid! Mulai dari cerita sampai tokoh2nya.
*hela nafas*
Terakhir yang pengen aku bilang, bahwa Papi Orenz dipindahtugaskan ke Labuanbajo yang mana jaoh banget dari Ende. Hei, Pap, kapan kita bisa ketemu lagi? BnmL tersisa tinggal aku, Greg dan Armando... semuanya pergi pergi pergi.
Memang benar;
Bahwa sahabat adalah segalanya... bahwa pertemuan pasti berakhir dengan pisah.

Wassalam!!

Friday, September 01, 2006

Mbak,
Hidup memang cuma sepenggal mimpi
Bahagia hanyalah tiupan angin yang segera pergi
Tapi aku percaya pada sebentuk hati,
Yang senantiasa membagi... berbagi


'met jalan...,
*usut air mata*

Ketika aku membaca pm-an dari Tyaz, bertepatan dengan adzan sholat Ashar. No words come out. Speechless.