Embung Boelanboong

Embung Boelanboong terletak di Dusun Resetlemen. Namanya unik! Bahkan sebelum namanya menjadi Boelanboong, nama embung ini adalah Embung Resetlemen. Om Frederikus bercerita bahwa tanah tempat embung ini terpeta merupakan milik Mosalaki (ketua adat), salah satunya Bapak Pius Ndewi. Tapi embung ini dikelola atas kerjasama antara Taman Nasional Kelimutu (TNK) dengan Sentral Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP) yang beranggotakan masyarakat setempat.

Bukit Roe

Memasuki Kota Mbay, yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Nagekeo, ada banyak bukit-bukit keren, salah satunya Bukit Roe. Saat itu yang nampak sungguh Gold and Geautiful!

Weworowet

Weworowet atau Bukit Rowet terletak di Desa Nggolonio, Kabupaten Nagekeo. Terletak di tepi jalan trans Mbay - Riung, bentuk bukit yang uni ini sungguh memikat. Di seberang Bukit Weworowet pernah dijadikan lokasi Festival Daging Domba.

Dapur Jadul

Masih dari Barat Kota Ende, tepatnya di daerah Pantai Raba (Nangaba) Dapur Jadul menjadi pusat kuliner dan wisata masyarakat Kota Ende dan sekitarnya. Banyak wahana asyik di tempat ini. Saat ini Dapur Jadul telah pindah lebih ke Timur sekitar 50 meter.

Hutan Wisata Kebesani

Untuk mencapai hutan ini, dari Kota Ende dibutuhkan waktu sekitar 1 - 2 jam (60,7 kilometer) ke arah Timur, di Pasar Detukeli belok kiri menuju Kampung Adat Wologai, dan mengikuti satu jalur hingga tiba di Hutan Wisata Kebesani. Kondisi jalan belum mulus sempurna; masih ada lobang-lobang dan jalanan tanpa aspal. Di musim hujan, sekitar empat kubangan besar akan kalian temui di tengah jalan, menutup hingga tepi. Tapi jangan kuatir, ikuti saja jalur bekas roda yang ada.

Wednesday, May 07, 2008

Kalau Lagi Bete, JANGAN DIBACA!

Iya, kalau temans lagi bete, mendingan jangan baca postingan ini. Segeralah tutup jendela explorer! Heheheuw... auuu... auuu... kaing! Eh tapi saya cuma mau bilang, kalo temans pengen tambah sakit mata, coba deh baca postingannya my twin Phie di alamat yang satu ini! :D Twin, udah dipromosiin tuuuuh... balas kirim ANGPAOOO :D hakakaka.

Kenapa lama sekali saya mengapdet blog ini? Karena:
1. GomezoneNet trouble.
2. Kesibukan yang nggak bikin mendadak kaya.
3. Malas.
4. Sakit.
5. Agar banyak yang kangen.

Sejak masih di Jakarta saya udah janji sama kak Yonce (kakak pertama Hilda yang bekerja di Medistra) bahwa nanti kalau udah pulang Ende, saya dan Hilda akan pergi ke makam suaminya kak Yonce yang bernama kak Yoseph. Kak Yoseph sendiri di makamkan di kampung halamannya; Lokalonde. Lokalonde sendiri masih wilayah Ende tapi jaraknya justru lebih dekat dengan Maumere, kabupaten Sikka, huhuhu.

Rencana pengen ke kampung hari Sabtu pagi tanggal 19 April 2008 *tsah, komplid* tapi berhubung hari Sabtu saya punya banyak kegiatan jadi nggak bolehlah berangkat. Kegiatan-kegiatan itu adalah :
1. MC di acaranya Sophie Martin, BC. Mariana.
2. Jadi juri Audisi VIP Crew for A Mild Live Rising Star di Kupang (wuih yang menang pada senang soalnya bakal langsung ketemu Nidji and Andra & The Backbone).
3. Print proposal.
4. Acara kakaknya Densi (temen).

Foto-foto perjalanan ke Lokalonde bisa dilihat di multiply saya nantinya kalo udah bisa upload. Maklum, warnet inih susah sekaleee. Aduh, nek! Betapa indahpun Flores! Pantai pasir putih di Mbay, persawahan, pegunungan dan lain sebagainya. Tidak ada tempat yang lebih indah dari Flores hehehe. Kalau temans ngiri sama foto-foto itu, saya maklumi :p

And the next plan nanti saya udah dikontrak buat jadi MC di Festival Band & Dance yang bakal diselenggarakan tanggal 21 s.d. 24 Mei 2008. It's a present by YASEMDA. Hueee... mantab.

Btw saya tidak pernah menyangka Cendaga Band akan bangkit lagi. Setelah bos dan manager mengganti semua perangkat; keyboard baru, efek gitar baru, efek bass baru, monitor baru dan lain sebagainya... sekarang Cendaga Band punya jadwal yang lebih ketat dari kemarin-kemarin. Setiap Sabtu sore udah standby di studio. Ngejam time :p huhuhu. Kenapa sore? Karena kalau pagi banyak yang kerja dan kalau malam saya yang kerja hehehe. Masih juga jadi wanita malam *ngakak*
Lantas bagaimana dengan Notes? Notes jalan terus. Saya dan Noel masih terus kumpul, bikin lagu, arrange lagu yang udah ada dan banyakan ngobrolnya. But it's fun.

Aduuuh... di winamp kok muter aja terus lagunya Andra and The Backbone yaaa? Perih banget dengernya ;))

Biarlah, biarlah semua
Berlalu seperti waktu
Dan kini hadapi semua
Walaupuh itu perih..
.

Perih banget ngero! Hehehe.

Nah, saya punya satu cerita tentang gejala stress. Tepatnya cerita tentang saya yang stress :D

Waktu satu bulan menghilang dari Ende banyak sms memenuhi inbox. Pertanyaannya serupa dengan 3 inti atom : kapan pulang, kamu harus cepat pulang (Slank banget) dan Ende sepi kehilangan orang stress seperti kamyuch.
;))
Sudah biasa kalau saya di-cap :
1. Orang Gila.
2. Orang Sinting.
3. Orang Gendut (fitnaaah, kan udah langseng :p).
4. Si Pembawa Sial... hiks.
5. Manusia Kurang Kerjaan.
6. Jahil bin Usilcholic.
7. Bawel... kalau ngomong susah nyari injakan rem.
8. Orang yang nggak bisa tenang se-Endenesia.
9. Si Kangaranga (biaya'an).
10. Kloningnya Nirina Zubir (diliat dari ujung duniaaa).
11. Sex Education's Teacher.
12. Si Tukang Bikin Malu Keluarga *halah*
13. Makhluk Langka dengan Pola Pikir Zaman Purba.
14. Orang Hutan.
15. Manusia Produk Gagal.
Dst... dst... dst... dst... dst... dst...
Dan terakhir saya baru menyadari kalau saya ini juga termasuk Orang Stress! Untungnya adalah saya bisa menyadari! BISA! Adalah mulia bila seseorang bisa menyadari kalau dia adalah orang stress.
Insya Allah. AMIN!
:p

Hari itu memang melelahkan. Ke warnet, ke Depok II dan terakhir ke ITC Depok. Because nggak sanggup lagi menenteng belanjaan-bersama, akhirnya kami decide untuk naik taxi. Dalam taxi I busy sama HP. Balas sms, kirim sms dan delete sms lamaran. Banyak juga yang kuatir I jual diri di Jkt hakakakaaa. Setelah finish sama sms-sms itu I ngeliat keluar... hujan yak? Tau-tau HP I yang satunya lagi berdering. Oh! Baiklah... ternyata itu call dari my-someone di Bali :p BOOO! Someone dari Hongkong kaleeee.
After say goodbye and smile kayak orang crazy, I menyimpan HP itu di dalam tas. Tangan kanan I yang terbiasa touching dua HP in my bag langsung send message to otak.
Raflesia Arnoldi...!!!! Where's my other HP? I histeria by Muse very much!

"Hildaaaaa!!!! HP I yang satunya... where is it?"

"Buset ajegile! Kaget!" Hilda melotot.

Supir taxi kaget too. Atau pura-pura kaget biar I bilang dia care sama lingkungan.

"Emang Tane taruh dimana? Bahaya deh! Jangan-jangan di foodcourt ketinggalannya?" tanya si Feby, nephew-nya Hilda.

I ajep-ajep. Linglung. Taxi driver... linglung too. Nafas Hilda ngos-ngosin. Feby panik in the air. My eyes wet :p I pengen cry! Cry! Cry! Oooooh... where's my other HP? And tau-tau, we dengar si anton ber-ring-ring. Itu kan I punya ringtone? Canon Groove.............

"Kau pu mata ketinggalan di Flores!"

"Aduuuh Tane... bikin sport jantung saja."

Supir taxi smile like Monallisa.

HP... my other HP... I genggam di left hand.

:p

Huh! Bikin I shy aja! Sure ini because of Beyonce. Iya, soalnya I suka with lagunya si paha-berminyak itu... to the left, to the left. To the left, to the left. Oooooh! Baby! To kidal, to kidal...

Ya sutralah. Ini bukan akhir dunia, dan bukan segalanya, janganlah berhenti, sampai akhir nanti *nyanyi ala Dedy* hihihi. Semoga hari temans menyenangkan. Dan ingat, tertawalah diatas penderita'an orang lain walaupun itu perih. Tertawalah ketika kamyuch ditinggalkan oleh orang yang paling kamyuch sayang sedunia (bahkan sampai mati) walaupun itu sama dengan stress.

Notes; my eyes, my lip, my love, my life... always yours. Although yours is not mine. Nggak bisa di dunia, di akhirat aja ya?

Wassalam.