Embung Boelanboong

Embung Boelanboong terletak di Dusun Resetlemen. Namanya unik! Bahkan sebelum namanya menjadi Boelanboong, nama embung ini adalah Embung Resetlemen. Om Frederikus bercerita bahwa tanah tempat embung ini terpeta merupakan milik Mosalaki (ketua adat), salah satunya Bapak Pius Ndewi. Tapi embung ini dikelola atas kerjasama antara Taman Nasional Kelimutu (TNK) dengan Sentral Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP) yang beranggotakan masyarakat setempat.

Bukit Roe

Memasuki Kota Mbay, yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Nagekeo, ada banyak bukit-bukit keren, salah satunya Bukit Roe. Saat itu yang nampak sungguh Gold and Geautiful!

Weworowet

Weworowet atau Bukit Rowet terletak di Desa Nggolonio, Kabupaten Nagekeo. Terletak di tepi jalan trans Mbay - Riung, bentuk bukit yang uni ini sungguh memikat. Di seberang Bukit Weworowet pernah dijadikan lokasi Festival Daging Domba.

Dapur Jadul

Masih dari Barat Kota Ende, tepatnya di daerah Pantai Raba (Nangaba) Dapur Jadul menjadi pusat kuliner dan wisata masyarakat Kota Ende dan sekitarnya. Banyak wahana asyik di tempat ini. Saat ini Dapur Jadul telah pindah lebih ke Timur sekitar 50 meter.

Hutan Wisata Kebesani

Untuk mencapai hutan ini, dari Kota Ende dibutuhkan waktu sekitar 1 - 2 jam (60,7 kilometer) ke arah Timur, di Pasar Detukeli belok kiri menuju Kampung Adat Wologai, dan mengikuti satu jalur hingga tiba di Hutan Wisata Kebesani. Kondisi jalan belum mulus sempurna; masih ada lobang-lobang dan jalanan tanpa aspal. Di musim hujan, sekitar empat kubangan besar akan kalian temui di tengah jalan, menutup hingga tepi. Tapi jangan kuatir, ikuti saja jalur bekas roda yang ada.

Tuesday, July 30, 2013

Panitia KKN

Gedung Rektorat, Kampus 4, Universitas Flores

Maaf, bila sering bicara dengan nada tinggi di atas oktaf ke-8. Menjadi Panitia KKN memang tidak semudah mendengus. Maaf yaaa bila terlalu sering mengomel. Semoga puasanya lancar jaya :D

Tuesday, July 09, 2013

001



Rasanya seperti para Agen MI7 dari London, Inggris. Ya, 001. Itu adalah nomor pendaftaran saya di Universitas Flores. Ya, 001. Itu juga nomor urutan pertama saya di Fakultas Hukum. Ada apa? Saya sekolah lagi, teman. Saya  pikir ini bagus untuk pengembangan diri. Dulunya saya pikir sekolah sudah cukup sampai SMA saja. Ketika saya dihadapkan pada pilihan : nyawa Mamatua atau sekolah, saya lebih pilih nyawa Mamatua. Jadinya saya membatalkan pendaftaran diri di salah satu sekolah tinggi bisnis di Surabaya (BTC). Siapa yang sangka setelah begitu lama, lebih dari sepuluh tahun, saya memutuskan untuk sekolah lagi? Kenapa saya sekolah lagi? Karena saya mengincar gelar Magister hahaha. Alasan yang lucu :D

Saya mendaftarkan diri di Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Uniflor dengan wajah sumringah. Mereka tertawa-tawa melihat wajah saya. Demikian saya berpikir, kurangi jajan, karena saya harus menanggung biaya kuliah ini sendirian. Saya betul-betul harus berhemat. Kepikiran untuk ke Thailand pun masih saya simpan dulu. Tetapi kemudian keajaiban itu terjadi. 

Adalah Bapak Lori Gadi Djou, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Flores, yang selalu menghargai karyawannya, tak peduli jenjang pendidikan, yang kreatif dan berprestasi. Setelah saya diberikan penghargaan dengan memuji novel The Messenger pada suatu apel di Senin pagi, kini saya dikejutkan kembali oleh beliau. Kabar mengenai saya dan Linimassa3 terdengar oleh beliau. Saya, yang aneh ini, lantas dipanggil pada suatu apel, Senin pagi yang lain, untuk bercerita tentang proses #1MugBeras dan lain-lain. Tak disangka-sangka beliau lantas memberikan beasiswa selama 1 tahun kuliah di Universitas Flores.

BINGGO!

Saya tersipu-sipu. Tepatnya; gemetar. Saya mendaftar kuliah, ndilalah saya dibiayai oleh yayasan. Pagi itu saya ingin sujud syukur di tanah tetapi saya tahan ... kuatir dianggap lebay hahaha. Tetapi, teman, penghargaan ini adalah luar biasa bagi saya. Setidaknya masih dapat bersenang-senang jajan selama setahun *dikeplak* :D

Bagi saya belajar itu harus. Setiap hari. Setiap saat. Kita belajar tentang banyak hal selama nafas masih berirama, oksigen masih keluar-masuk paru-paru. Tetapi saya juga butuh belajar yang lain. Oleh karena itu saya memilih Fakultas Hukum. Kenapa Fakultas Hukum? Jawabannya mudah : tak ada hitungan dan di fakultas tersebut ada jadwal kuliah malam. Well, mudah, bukan? Hihihi. Tetapi setelah saya pikir-pikir, mungkin pilihan Fakultas Hukum ini ada hubungannya dengan kegemaran saya menonton serial kriminal dan hukum seperti : Order & Law, CSI, NCSI, Criminal Mind, The Bridge, dan lain-lain. Lahapan saya sehari-hari.

Apa yang saya harapkan? Hmmm ... saya ingin selesai kuliah S1 dengan baik, lantas dapat meneruskan S2. Insya Allah. Karena saya pikir, mungkin besok-besok bisa pindah haluan hahaha *apa itu?* pssttt rahasia *ngikik geje*

Mari sekolah, teman. Dengan sekolah kita menekan kebodohan di negeri ini ...


Wassalam.