Embung Boelanboong

Embung Boelanboong terletak di Dusun Resetlemen. Namanya unik! Bahkan sebelum namanya menjadi Boelanboong, nama embung ini adalah Embung Resetlemen. Om Frederikus bercerita bahwa tanah tempat embung ini terpeta merupakan milik Mosalaki (ketua adat), salah satunya Bapak Pius Ndewi. Tapi embung ini dikelola atas kerjasama antara Taman Nasional Kelimutu (TNK) dengan Sentral Penyuluhan Kehutanan Pedesaan (SPKP) yang beranggotakan masyarakat setempat.

Bukit Roe

Memasuki Kota Mbay, yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Nagekeo, ada banyak bukit-bukit keren, salah satunya Bukit Roe. Saat itu yang nampak sungguh Gold and Geautiful!

Weworowet

Weworowet atau Bukit Rowet terletak di Desa Nggolonio, Kabupaten Nagekeo. Terletak di tepi jalan trans Mbay - Riung, bentuk bukit yang uni ini sungguh memikat. Di seberang Bukit Weworowet pernah dijadikan lokasi Festival Daging Domba.

Dapur Jadul

Masih dari Barat Kota Ende, tepatnya di daerah Pantai Raba (Nangaba) Dapur Jadul menjadi pusat kuliner dan wisata masyarakat Kota Ende dan sekitarnya. Banyak wahana asyik di tempat ini. Saat ini Dapur Jadul telah pindah lebih ke Timur sekitar 50 meter.

Hutan Wisata Kebesani

Untuk mencapai hutan ini, dari Kota Ende dibutuhkan waktu sekitar 1 - 2 jam (60,7 kilometer) ke arah Timur, di Pasar Detukeli belok kiri menuju Kampung Adat Wologai, dan mengikuti satu jalur hingga tiba di Hutan Wisata Kebesani. Kondisi jalan belum mulus sempurna; masih ada lobang-lobang dan jalanan tanpa aspal. Di musim hujan, sekitar empat kubangan besar akan kalian temui di tengah jalan, menutup hingga tepi. Tapi jangan kuatir, ikuti saja jalur bekas roda yang ada.

Saturday, February 21, 2015

Pisau Itu Bernama Media Sosial


Opini saya yang dimuat di rubrik Suara Uniflor, kerjasama antara Universitas Flores dengan Harian Umum Flores Pos. Yipie!

Mohon maaf masih tertulis Ketua Komunitas Blogger NTT. Opini ini dikirim sejak awal Januari, masuk daftar tunggu, dan diterbitkan hari ini. Saya sudah konfirm pula dengan Ketua FC yang baru hueheheh 

:D

Friday, February 20, 2015

Ilham Himawan


Sepuluh tahun yang lalu kami berkenalan lewat forum Blogfam (Blogger Family). Tiga tahun kemudian, bersama dua founder lainnya, kami membentuk Flobamora Community (Komunitas Blogger NTT). Dia sering memanggil saya Kak Ros, sedangkan saya memanggilnya Epin (kembaran ketiga Upin Ipin).

Momen terbaik pertama kami adalah ketika kami sedang mengobrol berdua karena aturan mengobrol kami adalah TIDAK BOLEH ADA TOPIK YANG BERULANG. Coba hitung, sudah berapa banyak topik kami selama ini? :D Pusing kan? Mulai dari hidup, sekolah, pendidikan, komunitas, makanan, traveling, buku, blog, menulis, film ...

Momen terbaik kedua adalah ketika dia sedang iseng. Semua omongan akan disambarnya dengan sangat sangat sangat iseng dan konyol. Dan tentu saja saat ramai-ramai di ruang karaoke!

Momen terbaik ketiga adalah ketika tingkahnya mengingatkan saya akan keponakan saya Indra Pharmantara. Gerak-gerik hingga ekspresinya itu loh ha ha ha.

Tapi jangan dikira kami tidak pernah berantem loh. Kami pernah saling diem-dieman begitu lama. Namun justru itu yang semakin mendewasakan dan mendekatkan kami *cieee* huehehehe. 

Tentu saja satu dua paragraf tidak dapat mewakili semua hal yang pernah kami lakukan bersama (juga bersama teman-teman), makan-makan, jalan-jalan, diskusi, karaokean, nongkrong, tuker-tukeran buku (saya masih ngutang 2 buku yang dibelinya hahaha), dia sering berbagi makanan hasil eksperimennya di dapur kos (enak loh :p soalnya gratis), ngetawain diri sendiri, dan masih buanyaaak lagi!

Tahukah kalian? Istilah WOW ala FC yang kesohor itu, yang dibahas berbulan-bulan kemudian bahkan menular, dicetus oleh dia loh. Dia juga pernah jatuh di tempat yang sama dengan tempat saya jatuh hingga dia harus patuh pada ramuan kunyit panas *ngakak guling-guling*, dan dia selalu punya ide brilian pada last hour ketika acara hendak dimulai :D 

Semalam dia datang mengantar meja, kursi, cermin (supaya saya rajin bercermin dan menyadari kecantikan saya hihihi), dan lain-lainnya. Rencana dinner kami batal karena saya masih harus ke Pelabuhan Ippi mengambil barang. 

Pagi tadi dia datang mengantar hadiah-hadiah untuk pemenang kuis #Ultah6FC yang akan saya kirimkan. Pagi tadi itu mata saya yan masih bele'an sudah berkaca-kaca.

Dan siang tadi dia datang di rumah. Kami tertawa-tawa riang. Bahkan saat hendak foto bareng (difoto sama anak PS), dia nyeletuk, "Nggak boleh ada yang nangis loh!" Tapi kami memang macam anak kecil. Ketika saya sudah tidak bisa tahan menangis (cengeng!), matanya pun berkaca-kaca. Aaaah, kami keluar rumah menuju mobil sambil mengusap mata.

Fiuh!

Selamat menjalankan tugas di tempat yang baru Kaka Ilham Himawan :D 

Tidak perlu banyak kata-kata ... selain terima kasih karena telah berbagi begitu banyak hal baik, dan membangun Ende dengan langkah-langkah kecil tapi pasti.

Sampai ketemu lagi ... brader!

Janji, ya, akan hadiri pernikahan saya kelak *kalimat terakhir ini bikin air mata masuk kembali* ha ha ha.

Teman-teman, salam dari Kaka Ilham, maaf tak bisa sampaikan langsung #KodeTripToMakassar :D

Friday, February 13, 2015

Kubur Batu

Letak kubur batu ini di perbukitan di Kec. Lamboya, Kab. Sumba Barat, berhadapan sama lokasi Pasola.

Pasola

Bagi saya, Pasola adalah event impian yang wajib ditonton. Siapa sangka dalam pekerjaan kali ini saya justru wajib menontonnya? Kenapa wajib? Karena semua kantor dan sekolah saat Pasola LIBUR! Yipie!

Monday, February 09, 2015

Sumba, Pulau Hamparan Permadani

Sebenarnya kemarin pengen posting, tapi keburu capek dan mengantuk.

Yep, kemarin, Minggu 8 Februari 2015, saya beserta rombongan Tim Promosi Universitas Flores tiba di Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya (SBD), menumpang Trans Nusa. Kedatangan kami ke Sumba sudah jelas, untuk sounding Uniflor, tapi jika dapat bonus Pasola kan tidak boleh menolak *ngikik*

Dari bandara kami dijemput minibus Rumah Budaya, dari koleganya Pak Mukhlis. Menuju Rumah Budaya itu meghadirkan sensasi yang luar biasa! Lokasinya sekitar 20 menit dari bandara.

Tiba di Rumah Budaya kami terkagum-kagum sama tempat ini. Awsome lah! *foto-foto menyusul* Kami disuguhi makan siang super lezat. Lantas kami berenam mulai membagi kebutuhan-kebutuhan untuk promosi. 6 orang terbagi dalam 3 tim. Tim 1: Pak Mukhlis dan Pak John di SBD, Pak As dan saya di Sumba Barat (SB) dan Sumba Tengah (STeng), Pak Ius dan Pak Umbu di Sumba Timur (ST). Sorenya ketiga tim ini berpisah.

Tim 2 dan Tim 3 bergerak. Tim 2 diturunkan di SB sedangkan Tim 3 lanjut ke ST. Tim 2 menginap di rumah keluarganya Pak As, di Waikabubak. Lokasi rumahnya di pertigaan depan Dinas Peternakan. Lokasi yang strategis.

Gerilya kami di SB dan STeng masih panjang. Tadi pagi kami ke Kantor PPO untuk mengantar surat ijin, dan ke Polres untuk perijinan spanduk. Lanjut ke SMK Kristen untuk sosialisasi Uniflor. Alhamdulillah disambut baik sekali oleh Kepsek. Dan masih belasan sekolah lagi yang harus kami gerilya, masih di SB, belum lagi di STeng loh!

Doakan perjalanan kami selalu lancar yaaa...

Miss my mom :*
Miss my 'Kambing'.

Wednesday, February 04, 2015

Yellow vs Pink

Kalau saya penggemar kuning, maka ponakan saya yang apoteker ini penggemar pink.

Yellow vs Pink!

Kami sama-sama tergila-gila ngumpulin benda sesuai warna kegemaran masing-masing.

Ahay!

Memberita, Diberitakan

Pada akhirnya banyak sudah anggota Komunitas Puisi JeLaTa yang ngeblog dan mulai rajin posting. Sebuah perkembangan yang luar biasa. Dengan Flobamora Community, mari kita bangun ... selalu dari bawah!

Tuesday, February 03, 2015

Kiyut!

Cake #Ultah6FC ini kiyut sekali.
Kece.
Yang bikin Ma Seline Lado.
Hebatnya adalah, tir pakai fondant, jadi ini kerjanya SUPER TELATEN, Kaka!
Makasih Kaka Ilham :* hik hik hik