I Write My All

LightBlog

Gambar diambil dari Wikipedia . Mengapa Hooq masih menyegel Don't Breathe ? Pertanyaan ini terus bergema di kepala saya serta d...

Don't Breathe

Gambar diambil dari Wikipedia.


Mengapa Hooq masih menyegel Don't Breathe? Pertanyaan ini terus bergema di kepala saya serta dalam kehidupan sehari-hari dinosaurus sejak keinginan menontonnya terhalang simbol gembok. Huhuhu. Sekitar dua tahun menggauli Hooq hingga sekarang menulis ini, filem itu masih saja TERGEMBOK, pemirsa! Padahal itu filem lama! Tidak tahukah kau, wahai Hooq, saya rela meninggalkan Viu demi dirimu?


Apa salah dan dosa saya ... hiks *timpuk dinosaurus pakai permen*

Baca Juga: Buku Saku: Ende

Kalau belum nonton, kenapa pula hari ini menulis tentang Don't Breathe? Karena ada trailer-nya alias promosinya. Jadi nih, Hooq tidak kejam-kejam amat, karena masih menyediakan trailer untuk para penikmat filemnya. Bagi kalian yang belum nonton Venom, jangan kuatir, sudah ada trailer-nya juga di Hooq. Haha. Gini hari nonton trailer doank, Teh ... dududu. Apa kata dunia.

Tapi tak apalah.

Behind Don't Breathe


Don't Breathe merupakan filem horror thriller Amerika yang dirilis tahun 2016 dan disutradarai oleh Fede Alvarez. Filem menegangkan ini diproduseri oleh Fede Alvarez, Sam Raimi, dan Robert Tapert. Naskah filem yang ditulis oleh Fede Alvarez dan Rodo Sayagues ini dibintangi oleh Jane Levy, Dylan Minnette, Daniel Zovatto, and Stephen Lang. Saya memang jarang mendengar atau membaca nama-nama itu tapi akting mereka tidak perlu dipertanyakan lagi. Karena belum tentu saya bisa berakting sebagus mereka.

About Don't Breathe


Don't Breathe bercerita tentang Rocky, Alex, dan Money (yess, thankyou Wikipedia) yang adalah penjahat di Detroit. Pekerjaan mereka membobol rumah-rumah yang diamankan oleh perusahaan keamanan ayah si Alex dan menjual barang-barang curian tersebut. Mereka kemudian mendengar kabar bahwa ada seorang veteran perang Pasukan Khusus Angkatan Darat AS yang tinggal di lingkungan Detroit yang terabaikan (semacam lingkungan perumahan yang tidak dihuni begitu) memiliki uang 300.000 Dollar di rumahnya. Uang itu diterima si veteran sebagai penyelesaian setelah seorang perempuan muda yang kaya bernama Cindy Roberts membunuh puterinya dalam kecelakaan mobil. Si veteran perang adalah seorang laki-laki buta karena ledakan selama perang.

Berpikir mencuri di rumah orang yang buta: pasti mudah. Tinggal masuk, mengambil uangnya, terus kabur. Ternyata tidak semudah itu, bahkan nyawa mereka menjadi taruhannya, karena si veteran ini 'melihat' segala sesuatunya melalui suara. Indera pendengarannya sangat terlatih. 


Bahaya!

Maksud hati mencuri uang 300.000 Dollar si Money justru duluan meregang nyawa. Keributan yang terdengar akibat upaya mereka bertiga masuk paksa ke rumah itu membikin si buta dari gua hantu bangun dan mencium aroma pembobolan. Siapapun yang masuk ke rumah itu tanpa permisi, sudah pasti tidak berniat baik bukan? Veteran perang yang buta itu ternyata punya kemampuan yang luar biasa; Rocky dan Alex kemudian harus menyelamatkan diri berhadapan dengan si jagoan yang bahkan dapat mendengar dengus nafas mereka dari jarak lumayan jauh.

Menonton trailer-nya saja sudah bikin saya menahan nafas saking menegangkannya filem ini.

Karena trailer tidak lengkap maka saya mencari referensi tentang filem ini di Wikipedia. Ternyata di ruang bawah tanah rumah itu tersekap perempuan yang secara tidak sengaja membunuh anak si veteran dalam kecelakaan. Ya, Cindy Roberts! Penemuan harta karun Cindy diketahui Rocky dan Alex saat mereka terjebak di ruangan bawah tanah.

Baca Juga: Ngelawak Bersama Mamatua

Saya berharap suatu saat nanti dapat menonton Don't Breathe (full movie). 

Menonton trailer Don't Breathe membikin saya teringat pada A Quite Place yang saya tulis: ribut berarti mati. Saya pikir filem-filem setipe ini jauh lebih menakutkan ketimbang filem yang secara terang-benderang menampilkan wajah setan dan sebangsanya. Kalau kalian pernah menonton filem berjudul Exorcism of Emily Rose, kalian pasti merasakan tensi yang sama dengan Don't Breathe dan A Quite Place. Tidak perlu si setan ikut masuk dalam frame haha.

Bagi kalian yang pernah menonton Don't Breathe atau bahkan pernah mengulasnya, bagi tahu donk di komen :) siapa tahu pengalaman menonton kita berbeda ... yaaaa secara saya baru nonton trailer-nya saja.

Selamat berakhir pekan, kawan :)



Cheers.
loading...

0 komentar:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.