I Write My All

LightBlog

Sumber Gambar: Bukalapak . M usim hujan telah dan masih berlangsung. Bagi kalian yang punya mobil, musim hujan tidak menjadi masala...

Mantel Sepatu

Sumber Gambar: Bukalapak.


Musim hujan telah dan masih berlangsung. Bagi kalian yang punya mobil, musim hujan tidak menjadi masalah apabila hendak keluar rumah, kecuali mobilnya mobil mainan. Yang berjalan kaki masih bisa menggunakan payung. Bagi saya dan dinosaurus yang hanya punya mobil mainan, tentu mantel hujan menjadi jawaban sempurna untuk kondisi ini. Sayangnya mantel hanya mampu melindungi tubuh. Bagaimana dengan kaki saya yang kesepian di bawah sana? Kasihan kan dia kedinginan terkena hujan. Hiks.

Baca Juga: Mudahnya Memasang Indihome

Kalian pasti masih ingat cover sepatu saya dalam pos Perjalanan Rock'N'Rain kan? Untuk memudahkan ingatan kalian, lihatlah gambar di bawah ini:


Saya melakukannya karena sepatu yang saya pakai saat itu bukan sepatu boot, bukan sepatu plastik atau karet, sehingga air hujan bisa saja merembes hingga ke kaos kaki. Bayangkan ... betapa susahnya memasukkan baskom ke dalam sepatu untuk menampung air hujan yang bocor itu. Jalan satu-satunya adalah mampir di kios pinggir jalan untuk membeli kresek merah sebagai pelindung sepatu. 

Setelah dunia persilatan heboh dengan kresek merah itu, saya melihat di Brightside[Dot]Me, situs pengantar tidur, tentang Creativity Design. Salah satunya adalah tentang mantel sepatu yang bisa dibeli di Ali Express. Woilaaa ... ini dia penampakan mantel sepatunya:

Sumber Gambar: Brightside.

Keren kan? 

Ternyata setelah saya cek-ricek, mantel sepatu juga sudah dijual di Bukalapak. Silahkan melihat-lihat dan apabila berkenan bisa membelinya.

Gara-gara gambar di atas, saya kepikiran untuk membikin mantel sepatu berbahan bekas baliho. Abang Nanu Pharmantara kan punya usaha itu, nah baliho bekas atau yang rusak saat dicetak itu saya pesankan Thika Pharmantara untuk mengambilnya. Abang Nanu hanya bisa geleng-geleng kepala karena sudah tahu pasti ada saja yang bakal saya bikin dengan baliho ini. Bonus: Mbak Wati menitipkan kalender meja (lama) yang menumpuk dengan pesan, "Bilang ke Encim, kalender ini harus jadi suatu barang."

Wokeh!

Kalendernya sudah dipakai bikin boneka-boneka kertas pada Lomba Kandang Natal. Hyess, saya memenangkan tantangan dari Mbak Wati.

Lanjut ...

Dengan teknologi sederhana, sedikit percikan kreativitas, dan sedikit kegilaan, maka saya yakin bisa membikin mantel sepatu, bahkan mantel (jubah) hujan berbahan baliho bekas! Manapula bahan baliho itu kan cukup kuat. Tapi saya belum membikinnya. Nantilah, dalam minggu ini pas saya bikinkan sekalian dengan tutorialnya. Mohon maaf kalau tutorial saya (nanti) selalu berdasarkan feeling so strong, bukan berdasarkan hitungan pasti.

Nantikan ... 

Baca Juga: Komentar Disqus

Semoga bermanfaat bagi kalian! Ingat, musim hujan belum berlalu begitu pula hati yang didera rindu. Qiqiqi.





Cheers.
loading...

0 komentar:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.