I Write My All

LightBlog

Sejak dua Minggu lalu dicanangkan setiap Rabu sebagai English Day oleh Gubernur NTT, begitu banyak status pro - kontra bertebaran d...

English Day in SMAK Tarvid



Sejak dua Minggu lalu dicanangkan setiap Rabu sebagai English Day oleh Gubernur NTT, begitu banyak status pro - kontra bertebaran di lini media sosial. Facebook, terutama. Karena sebagian besar teman daring sama khusus Facebook itu berasal dari Kabupaten Ende dan sekitarnya. Antara setuju dan tidak, seimbang, sama seperti seimbangnya perasaankyu padamyu, hahahaha.

Rabu kemarin, sesuai tugas, saya pergi ke SMAK Taruna Vidya atau sering disingkat Tarvid. Langkah pertama turun dari Onif Harem, kami disambut seorang Ibu Guru berwajah manis nan ramah dengan bahasa Inggris!

"Hallo! Come in, please!"

Saya baru ngeh ternyata hari Rabu, harinya bahasa Inggris! Dengan patah-patah saya menjawab haha. Duh Tuhan, malu lah kalau sampai tidak bisa sekadar percakapan umum tentang kedatangan kami di SMAK Tarvid. Dan saya kaget juga karena Bapak Kepseknya pun berbicara bahasa Inggris. Kece badai, Pak. Yakin bisa, grammar yang salah tidak mengapa, yang penting maksudnya dipahami oleh lawan bicara. Saya pikir cukup lah.

Setelah saya menulis status di Facebook, ada yang menanggapi, nama Ibu ini adalah Ibu Deny. Orangnya memang terkenal ramah dan baik, serta smart. Tentu saja. Saya merasakannya saat beliau menyambut serta mengantar kami ke kelas XII. Saya pikir guru-guru muda nan gaul alias paham sama dunia anak muda inilah yang lebih banyak dibutuhkan hahaha.

Pulang ke rumah, sudah agak malam begitu, saya terkejut karena Mamatua berbicara dengan bahasa Inggris pun. Wuahahahaha. Silahkan lihat videonya di laman Facebook saya. Siapa tahu kalian terhibur 😁 qiqiqiq.


Cheers.
loading...

0 komentar:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.