I Write My All

LightBlog

Hari Raya Paskah jatuh pada hari Minggu, 21 April 2019. Berbeda dari Hari Raya Natal , suasana menjelang Paskah atau Pra Paskah sudah...

5 Momen Paskah


Hari Raya Paskah jatuh pada hari Minggu, 21 April 2019. Berbeda dari Hari Raya Natal, suasana menjelang Paskah atau Pra Paskah sudah dimulai empat puluh hari sebelumnya, yang pada setiap Jum'at dikenakan puasa dan ritus Jalan Salib. Pra Paskah merupakan persiapan sebelum Minggu Suci atau Pekan Suci. Minggu Suci dimulai dari hari Minggu, 14 April 2019, yang dinamai Minggu Palma. Ada yang menyebutnya Minggu Daun-Daun. Minggu Suci ini berlanjut pada (Rabu Trewa - di Kota Larantuka), Kamis Putih, Jum'at Agung, Sabtu Santo, dan Minggu Paskah. Tanpa membaca dari sumber manapun saya tahu persis tentang hal ini karena saya tinggal di lingkungan dimana keluarga kami adalah satu-satunya Muslim. Bahkan jarak Gereja Kathedral Ende hanya tiga menit berjalan kaki dari rumah saya.

Baca Juga: 5 Patterns

Paskah merupakan hari tentang bangkitnya Yesus Kristus setelah disalib pada Jum'at Agung. Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Paskah dirayakan secara akbar di semua daerah, terutama di Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur dengan Semana Santa. Para peziarah datang dari penjuru dunia. Ada yang seorangan, ada yang berkelompok. Saya pernah menyaksikan Semana Santa di Kota Larantuka, pada tahun 2011, bersama seorang sahabat petualang bernama Acie. Kisah perjalanan itu bisa dibaca di pos Long Journey.

Entah dengan daerah lainnya, tapi kalau di Provinsi Nusa Tenggara Timur, semua sekolah dan institusi libur sejak Kamis sebelum Jum'at Agung. Kemarin, liburnya sudah dimulai dari hari Rabu bertepatan dengan momen Pemilu. Libur, siapa yang tidak senang? Tapi, libur yang tidak sampai dua minggu itu membikin kami tidak mungkin pergi terlalu jauh sampai ke luar tata surya, kuatir masih belum tiba di rumah saat waktu liburan usai. Iya, liburnya hanya sampai tanggal 22 April 2019. Rekomendasi tempat menghabiskan waktu libur Paskah bisa dibaca di pos 5 Tempat Berlibur Paskah di Flores.

Hari ini saya mau berbagi cerita dengan kalian tentang 5 momen (menjelang dan saat) Paskah yang terjadi di Pulau Flores. Yuk baca ...

1. Latihan Paduan Suara


Sejak memasuki masa puasa menjelang Paskah, setiap Hari Jum'at dilaksanakan Jalan Salib, termasuk juga di kantor saya, diikuti oleh teman-teman yang merayakannya. Selain itu, hampir setiap malam saya mendengar tetangga kompleks yang tergabung dalam 'lingkungan' latihan paduan suara. Latihan paduan suara atau koor untuk Misa di Gereja.

Salah satu gereja yang ada di Kota Larantuka. Di dekat gereja ini, berseberangan jalan, berdiri Patung Mater Dolorosa (Bunda yang berduka).

Menariknya mendengar teman-teman dan/atau tetangga latihan koor adalah kita jadi tahu prosesnya. Dari mengenal sebuah lagu, proses, hingga betul-betul fasih menyanyikannya dalam harmonisasi paduan suara.

2. Going Back East


Kembali ke Timur, kembali ke Kota Larantuka, sebagai kota pusat perayaan akbar Paskah yaitu Semana Santa dilaksanakan. Momen perjalanan ke Kota Larantuka merupakan sesuatu yang menyenangkan. Jalan sendiri maupun bersama teman-teman, mana-mana suka. Tahun ini banyak teman saya yang berangkat ke Kota Larantuka.

Patung Mater Dolorosa di Taman Doa Mater Dolorosa.

Saya sih pengen ke sana lagi untuk menyaksikan kemeriahan dan khidmatnya Jum'at Agung di Kota Reinha itu, tapi sayang ... Februari kemarin kan saya baru saja ke Kota Larantuka. Hiks. Kasihan Onif Harem kalau diajak jalan jauh terus-terusan.

3. Mencium Jubah Tuan Ma


Di Kota Larantuka, tepatnya di Kapela Tuan Ma, tersimpan patung besar Bunda Maria yang disebut Tuan Ma. Setiap tahun, umat setempat dan peziarah, akan pergi ke Kapela Tuan Ma untuk mencium jubahnya. Ritus ini dilakukan pada Jum'at Agung (pagi hingga siang hari) sebelum Prosesi Laut. Usai prosesi laut, Tuan Ma akan diarak menuju Gereja Kathedral.

Ritual mengarak Patung Tuan Ma menuju Gereja Kathedral untuk persiapan malam Jum'at Agung (Jalan Salib).

 Prosesi Laut.

4. Tablo

Tablo adalah treatikal Jalan Salib yang dilakukan pada Jum'at Agung. Tidak semua gereja melaksanakan tablo, tapi setiap tahun pasti ada tablo. Melaksanakan Jalan Salib dengan betul-betul melakukan apa yang dulu dialami Yesus. Ada pemuda terpilih yang akan memikul Salib dan disiksa layaknya yang dialami dulu oleh Yesus. Inilah perayaan Jum'at Agung.

5. Minggu Paskah


Dari pengamatan saya, Minggu Paskah merupakan perayaan kemuliaan atas bangkitnya Yesus. Di setiap kota di Kabupaten Ende, tidak ada yang terlalu istimewa dari Minggu Paskah, karena keistimewaanya terutama pada Jum'at Agung tadi. Tapi teteup lah di setiap rumah pasti ada acara makan-makan sekeluarga.


Menulis ini, bukan berarti saya yang paling tahu tentang momen-momen (menjelang dan saat) Paskah. Teman-teman yang beragama Katolik tentu lebih tahu. Saya menulisnya dari sudut pandang awam yang menyaksikan sendiri keadaan di sekitar tentang momen-momen Paskah ini.

Baca Juga: 5 Steps to Marriage

Bagaimana dengan kalian? Bagi tahu yuk di komen :)



Cheers.
loading...

0 komentar:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.