I Write My All

LightBlog

Selama berkecimpung di dunia video, mendapat banyak ilmu dari Mas Dhandy Laksono , pun pengalaman bekerjasama dengan videografer lain, ...

Video Animasi


Selama berkecimpung di dunia video, mendapat banyak ilmu dari Mas Dhandy Laksono, pun pengalaman bekerjasama dengan videografer lain, saya tidak pernah memperdalam ilmu Adobe Premiere dan kawan-kawannya untuk urusan sunting-menyunting. Karena apa? Karena perangkat yang saya punyai, laptop, memang tidak mendukung alias kurang mumpuni. Tapi itu bukan masalah selama masih ada program lain seperti Sony Movie Studio Platinum (SMSP) yang ringan, renyah, dan ramah. Untuk mendukung pekerjaan menyunting video di SMSP saya menggunakan program lain yaitu ProShow Producer dan Photoscape (apabila video tersebut membutuhkan potongan foto).

Baca Juga: Google Photos

Kreativitas memang terkesan dibatasi dengan keterbatasan kemampuan laptop atas program-program seperti Adobe Premiere atau Adobe After Effect yang kece badai itu. Mungkin Adobe Audtion adalah satu-satunya produk Adobe yang bekerja dengan sangat lancar di laptop saya karena memang program itu digunakan untuk menyunting musik. Oleh karena keterbatasan itulah saya harus bisa putar otak agar bisa berkreasi sedikit lebih dari yang sebelum-sebelumnya. Misalnya, membikin video animasi untuk opening dan/atau wedding invitation.

Maka bergerilyalah saya di belantara internet mencari tahu ragam informasi tentang cara membikin video animasi online di pc. Ketemu informasinya? Iya, ketemu. Dan ternyata banyak sekali. Jadi, kalau pengen membikin poster, kartu, dan lain-lain secara daring, bisa menggunakan Canva, maka membikin video animasi bisa menggunakan beberapa situs yang juga dikerjakan secara daring. Maka terjadilah pertemuan saya dengan Sparkool Videosribe dan Powtoon. Khusus untuk Sparkol, kini sudah tidak bisa saya gunakan lagi karena sudah pernah saya gunakan (gratisan) dan harus membayar. Ya tak apa-apa ... masih ada Powtoon. Hehe.

Semua orang yang menggunakan program/produk gratisan pasti menemukan hal yang sama yaitu water mark alias tanda air alias logo dari program yang bersangkutan. Sama sih dengan saat kita menggunakan Blogger atau Wordpress, tentu induk semangnya turut serta dalam tautan blog yang didaftarkan. Dengan adanya tanda air atau logo dari program yang dipakai, jelas sangat menyulitkan ketika video animasinya mau digunakan bersamaan dengan video dan foto lainnya. Terutama, sangat tidak sedap dipandang mata. Yaaa namanya juga gratisan.

Tapi jangan kuatir ... saya memang jatuh cinta pada Powtoon dan saya menemukan cara agar video yang disunting di Powtoon menggunakan template Powtoon (juga) dapat diunduh dan kemudian disunting sesuka hati, termasuk menghilangkan logonya.

Langkah-langkahnya, Teh? Sabar ... *batuk dulu* Pos ini khusus bagi kalian yang memang membutuhkannya ya hahaha. Bagi yang sudah master ... mohon jangan diketawain.

1. Daftar di Powtoon


Urusan daftar di Powtoon ini tidak perlu saya bahas ya. Silahkan buka situsnya, kemudian mendaftar sesuai kelas yang kalian inginkan.

2. Memilih Template/Tema


Powtoon menyediakan banyak pilihan tema melalui kategori:



Milsanya saya memilih kategori All dan menggunakan tema Meet Jane. Tinggal klik preview (untuk melihat video animasi ini) lantas klik use kalau memang sreg.


Setelah memilih tema, saatnya menyunting!

3. Sunting Video Animasi


Saya tidak menjelaskan langkah demi langkah ya. Hanya saja memang sudah ada perubahan dari tema Meet Jane di atas, yang awalnya gratisan kemudian menjadi pro. Berbayar! Haha. Untunglah saya masih sempat menggunakan tema itu untuk opening semua video saya di Youtube.



Baca Juga: Music From Youtube


Gunakan daya kreativitas kalian untuk menyunting. Untuk tema Meet Jane ada beberapa slide, kita bisa menghapus slide yang tidak dibutuhkan. Dalam hal ini saya memang memakai satu slide saja. Klik latar belakang hingga semua ikon, tapi satu satu ya diklik, lalu pilih swap untuk mengganti ikon/gambar, pilih roda gigi untuk mengubah ini itu termasuk pose dari ikon (saya pilih: mengetik). Alhamdulillah Powtoon menyediakan ikon perempuan berjibab. Nah, waktu itu saya berhasil membikinnya dan hasilnya sebagai berikut (screen shoot dari videonya):


Kalian lihat panah kuning? Itu logo Powtoon ada di sudut kanan bawah video. Oleh karena itu, karena video ini bakal saya sunting lagi di laptop, luring, maka memang dengan penuh kesengajaan semua ikon/gambar di video ini saya bikin agak ke bagian atas layar.

4. Preview and Export


Ini dia yang jadi masalah. Karena sebagai pengguna gratis saya tidak dapat menyimpannya dalam format mp4 seperti yang saya butuhkan.




Satu-satunya pilihan yang saya pilih adalah ekspor ke Youtube. Tapi, nanti dilihat orang donk? Sementara video tersebut belum ready. Ini yang harus kalian lakukan:

1. Buka Youtube.
2. Ekspor video dari Powtoon ke Youtube.
3. Buka situs pengunggah video dari Youtube.
4. Powtoon sukses mengirim video ke Youtube.
5. Unduh video dari Youtube menggunakan situs pengunggah.
6. Setelah sukses, segera hapus video dari Youtube.

Nah, video hasil dari Powtoon (masih video mentah) sudah tersimpan di laptop. Sekarang saatnya menyuntingnya menggunakan SMSP.

5. Menyunting di SMSP

Saya memakai SMSP yang 13. Di SMSP saya menggunakan fitur crop untuk menyesuaian agar logo Powtoon keluar dari frame. Itulah gunakan semua gambar/ikon saya bikin agak ke atas layar supaya ketika kita croping, hasilnya simetris alias komposisi di frame-nya itu bagus. Hasil video pendek ini bisa kalian lihat berikut ini:


Lumayan buat opening video-video yang nanati bakal dipos di Youtube. I do love this shot animated video!

Jadi demikian cara saya membikin video animasi. Menggunakan situs pembuat animasi daring, menyunting, mengekspor, lalu menyunting lagi menggunakan SMSP. Para master jangan ketawain, ya. Saya memang tidak bisa berbuat apa-apa kalau urusannya sama video animasi/opening. Pernah bikin tapi hasilnya tidak memuaskan diri saya sendiri *ngikik*. 

Baca Juga: Menyiapkan Materi

Urusan program luring untuk menyuntingnya, silahkan disesuaikan dengan program yang biasa kalian pakai. Karena saya familiar ama SMSP yang saya pakai itu hehehe. Ini hanya masalah kebiasaan saja.

Semoga bermanfaat!



Cheers.
loading...

0 komentar:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.