I Write My All

LightBlog

Sketsa oleh Violin Kerong. Bingung mau memasukan tulisan ini di tema  #SelasaTekno atau #RabuDIY . Saya memilih di #RabuDIY saja; m...

Violin Kerong Seorang Pelukis Sketsa Wajah Terbaik

Sketsa oleh Violin Kerong.

Bingung mau memasukan tulisan ini di tema #SelasaTekno atau #RabuDIY. Saya memilih di #RabuDIY saja; masih berhubungan dengan membikin sendiri dan melengket erat dengan kreativitas juga. So, selamat datang di #RabuDIY, harinya kita berkreasi sepuas-puasnya. 

Baca Juga: Cara Membikin Wadah Berbahan Semen dan Kaktus Batu

Namanya Violin Kerong, sering saya panggil Cio karena ikut-ikutan teman-teman seangkatannya yang memanggilnya dengan Cio. Mungkin Cio itu dari Viol. Panggilan manja. Hehe. Saya mengenal Viol sebagai dosen Prodi Arsitektur Universitas Flores (Uniflor) yang kemudian menjadi Kaprodi Arsitektur. Perempuan pemberani ini punya segudang talenta di lini seni. Alhamdulillah, Tuhan menganugerahi begitu banyak talenta padanya. Nyanyi, bisa. Main gitar, bisa. Bikin aneka produk DIY atau kerajinan tangan, bisa. Keliling Flores kendarai sendiri sepeda motor, bisa. Melukis sketsa wajah, bisa!

Bersama Viol di depan SMAK Alvarez di Paga.

Baru-baru ini saya dikejutkan oleh pesan WA-nya. Wow. Sampai takjub. Sudah lama saya mengirimkan foto padanya untuk disketsa. Harga ... harga teman ... LOL! Gratis dink. Kebakaran yang melahap rumahnya menyebabkan dia belum membikin sketsa wajah saya dan sungguh sayang galeri mininya yang dipenuhi sketsa wajah orang-orang yang memesan atau teman-teman, ikut hangus. Ada satu hal yang patut saya contohi dari Viol yaitu semangatnya. Sketsa wajah saya, yang dikirm via WA itu, termasuk sketsa-sketsa pertama setelah musibah kebakaran di rumahnya.

Ini dia hasil utuhnya:


Wow sekali kan? Saya suka!!! Detailnya itu ... ck ck ck. Jago bener orang ini ya. Terima kasih Viol untuk sketsa wajah saya ini. Sungguh tidak sanggup saya membalasnya hahaha. Bakal saya beli pigura 10R untuk menyimpannya/menggantung di dinding rumah. Terus berkarya, kawan. Jadilah mata air. Karena, mata air akan selalu hidup meskipun aliran air dibikin mati. Luv ya!

Baca Juga: Bunga Dinding

Sekali lagi terimakasih.



Cheers.
loading...

0 komentar:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.