I Write My All

LightBlog

Kristen Dirksen memang luar biasa. Perempuan ini bekerja bersama suami, ditemani ketiga anaknya, menjangkau berbagai belahan dunia, un...

Kerennya Prefab House Dengan Tiga Ruangan Berotasi


Kristen Dirksen memang luar biasa. Perempuan ini bekerja bersama suami, ditemani ketiga anaknya, menjangkau berbagai belahan dunia, untuk menunjukan pada para penonton channel-nya yaitu Kirsten Dirksen tentang banyak hal terutama rumah. Rumah mini, rumah unik, rumah bongkar-pasang, rumah mobil, rumah ramah lingkungan, rumah loteng, rumah setengah ukuran, dan lain sebagainya. Kalau diberi kesempatan bertemu perempuan berambut kriwil itu, saya bakal memeluknya erat-erat. Terima kasih sudah memberikan begitu banyak inspirasi untuk penghuni bumi, salah satunya saya. Haha.

Baca Juga: Filmora Aplikasi Sunting Video Android yang Juga Mengasyikan

Salah satu videonya tentang rumah mini dan unik adalah tentang Prefab House yang satu ini. Masih prototype dari pembangun/pengembang. Jadi asyik begitu ada lahan super luas dan di atasnya berdiri rumah berbagai model dan ukuran. Tapi kalau ditanya apakah saya mau tinggal di rumah seperti itu? Tidak. Alasannya nanti saya ceritakan di akhir pos, ya.

Rumah Mini dan Unik


Rumah ini sangat kecil dan berbentuk unik. Dan perlu diketahui bahwa semua foto yang tampil di pos ini diambil dari video dimaksud. Ini dia penampakan rumah tersebut:


Terlihat sangat mini dan bisa diistilahkan seperti kotak sepatu. Hehe. Tapi uniknya karena rumah ini punya pintu depan hampir selebar rumah dengan bahan kaca. Ada satu lagi pintu masuk bagian belakang yang berbentuk oval. 

Ruang depan rumah ini adalah ruang tamu dan ruang keluarga. Jadi sebelah kanan (dilihat dari arah rumah, bukan dari arah kita) adalah area ruang tamu dan sebelah kiri adalah area ruang keluarga. Bedanya, di depan ruang tamu langsung terletak silinder sepanjang enam meter yang memuat tiga ruangan dan bisa berotasi. Sedangkan di depan ruang keluarga ada lorong ke pintu belakang dengan satu kamar mandi yang ada WC-nya.


Perancangnya bernama Luigi Colani dan pengembangnya adalah Hanse House. Seperti semua karya Colani (lahir pada tahun 1928, ia bekerja untuk perusahaan mobil dan pesawat terbang utama, serta NASA), prototipe rotorhome memiliki beberapa garis lurus dan sebaliknya penuh dengan kurva dan bentuk ergonomis. Pabrik prefab Jerman Hanse Haus membangun rumah pada tahun 2004 untuk menunjukkan kurangnya batasan dalam cetakan.

Silinder yang Berotasi


Ini inti dari rumah yang satu ini. Silinder sepanjang enam meter yang terletak tepat di depan ruang tamu, saling berhadapan, itu bisa berotasi dan memuat tiga ruangan berbeda fungsi di dalamnya. Unik kan? Untuk rotasi pun cuma menekan tombol berbeda warna (warna menunjukan ruangan) dan berputar 270 derajat setiap arah. Ada tiga ruangan dengan fungsi berbeda yaitu kamar tidur, dapur, dan kamar mandi (tanpa WC).

Tekan tombolnya dan tombol satu lagi di bawah.

Tradaaaa ... kamar mandi.

Kamar tidur.

Dapurnya kayak begini.

Saat sedang mendemonstrasikan silinder ini dimana suami Kirsten Dirksen sedang berada di kamar tidur, si pengembang bilang bisa sembunyikan pacar kalau suami mendadak pulang ke rumah. Dan saya ngakak. Tujuan yang sungguh tidaaaaaak bagus. Hahaha. Tapi boleh juga *digampar*.

Mau Tinggal di Rumah Seperti Ini?


Tidak! Saya tidak akan mau hahaha. Pertama, tidak etis untuk orang Indonesia kamar mandinya langsung menghadap ruang tamu dan nampak terbuka seperti itu (kaca). Itu ridikulus hehe, meskipun ada kamar mandi lainnya yang terpisah (yang ada WC-nya). Kedua, saya tidak bisa berada di dapur super bersih seperti itu, rasanya tidak tega, LOL! Ketiga, tidurnya jadi kayak gimanaaa ya. Pokoknya ogaaaah kalau disuruh tinggal di rumah seperti ini.

Baca Juga: Blog It! Pilihan Nge-blog Pakai Smartphone

Tapi rumah ini dapat menjawab kebutuhan orang-orang sana yang budayanya tidak seperti Orang Indonesia. Manapula lahan semakin menipis, rumah mini jadi pilihan, dan kalau unik itu bonus.

Bagaimana dengan kalian, kawan? Mau tinggal di rumah seperti ini? Canggih sih teknologinya, kan sekarang #SelasaTekno, tapiiiii ... pikir-pikir dulu hahaha.




Cheers.
loading...

0 komentar:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.