I Write My All

LightBlog

#PDL adalah Pernah DiLakukan. Pos #PDL merupakan cerita ringan tentang apa saja yang pernah saya lakukan selama ini. ***  #PDL K...

#PDL Komputer Pentium II Andalan yang Dimuseumkan


#PDL adalah Pernah DiLakukan. Pos #PDL merupakan cerita ringan tentang apa saja yang pernah saya lakukan selama ini.

*** 

#PDL Komputer Pentium II Andalan yang Dimuseumkan. Zaman sekarang yang namanya desktop komputer masih menjadi primadona. Keberadaan laptop dan notebook belum sepenuhnya dapat menggeser desktop komputer. Di ruang kantor saya misalnya, setiap pegawai masing-masing dibekali satu desktop komputer. Di warnet-warnet misalnya, belum saya temui warnet yang menyediakan laptop. Tetap saja si desktop komputer menguasai arena. Bahkan di tempat usaha kakak saya Abang Nanu Pharmantara, C.V. Unit Print, meskipun tersedia laptop tapi urusan mendesain ini itu tetap saja mereka memakai desktop komputer. Oleh karena itu saya jadi ingat sama satu desktop komputer andalan yang dulu selalu menemani keseharian saya bekerja dan bersenang-senang, seringnya sih bermain game. Hehe. 

Baca Juga: #PDL Merawat Bumi Merupakan Bagian dari Merawat Akal

Ini bukan komputer pertama saya. Tapi yang jelas komputer ini kemudian diberikan oleh Kakak Toto Pharmantara (alm.) untuk mendukung kegiatan saya dalam dunia pekerjaan dan dunia kreatif. Saya tidak bisa mengingat spesifikasi lengkapnya selain Pentium II. Zaman itu, punya komputer Pentium II sudah hebat bukan main. Haha haha haha. Makanya si komputer selalu saya jaga dengan sebaik-baiknya. Bisa sakau saya kalau dia ngambek.

Pentium II ini kemudian tidak saja menjadi pusat tata surya pekerjaan saya, bermain game, atau menulis fiksi, tetapi kemudian menjadi andalan membikin musik-musik pertama Notes (Noel and Tuteh SideProject). Bersama sahabat bermusik paling setia, Noel Fernandez, kami membikin musik menggunakan Fruity Loop Studio a.k.a. FL Studio. Pertama-tama tentu harus ada lagunya terlebih dahulu. Proses kami mencipta lagu sangat sederhana. Bersenandung, bikin lirik awal, mencari kunci gitarnya. Setelah itu kami coba memainkan lagu tersebut sambil direkam sama alat perekam. Hasil dari alat perekam merupakan modal awal untuk membikin lagu di FL Studio.

Caranya?

Mudah.

Buka aplikasi FL Studio, mulai membikin loop drum terlebih dahulu. Teknisnya tidak saya jelaskan di sini ya. Yang jelas dengan membikin loop drum artinya kita mengisi drum untuk satu lagu utuh mulai dari kickdrum, sidekick, snare 2, snare 3 dan lain sebagainya. Setelah itu barulah gitar bass mengisinya (beda-beda track ya ini). Dilanjutkan dengan rythm dan melodi. Gila, saat itu untuk pertama kali kami mengenal FL Studio, belajar keras menguasainya, hingga terciptalah lagu-lagu Notes. Oh ya, tentu aksi terakhir adalah vokal. Dan kamar saya pada masa itu dipenuhi dengan gitar-gitar: gitar bass, dua gitar listrik, dan gitar akustik.

Seru. Tapi serunya justru pada saat kami kesetrum. Hahaha.

Jadi, komputer Pentium II itu sudah dimuseumkan dengan sebelumnya dibantu Alimin beberapa file dikopi. Alhamdulillah masih ada file yang bisa diselamatkan. Buat nostalgia. Foto, video, bahkan musik-musik awal Notes masih bisa diselamatkan. Horeeeee. Hehe.

Baca Juga: #PDL Nasi Bambu, Penghormatan Tuan Rumah Pada Tamu 

Meskipun sudah dimuseumkan, tapi secara pribadi saya harus mengucapkan terima kasih tak terhingga pada si Pentium II yang telah sangat membantu hidup saya di zaman megalitikum. Tanpanya, belum tentu saya bisa mencapai banyak hal pada masa sekarang ini. Melupakan si Pentium II artinya saya tergolong orang yang tidak tahu berterimakasih. Saya percaya, kalian semua juga punya kisah dengan barang-barang jadul yang sekarang dipandang sebelah mata tetapi dulu telah memberikan sumbangsih berharga dalam hidup.

Dan ya, pernah, saya pernah punya si Pentium II kesayangan. Bagaimana dengan kalian?

#PDL



Cheers.
loading...

0 komentar:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.