I Write My All

LightBlog

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Dr. Ernesta Leha, S.E., M.Agb. sedang membagi masker, tetap mengikuti protokol kesehatan yaitu menjaga jar...

Membagi Masker dan Tetap Menjaga Protokol Kesehatan

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Dr. Ernesta Leha, S.E., M.Agb. sedang membagi masker, tetap mengikuti protokol kesehatan yaitu menjaga jarak dan mencuci tangan usai kegiatan.

Membagi Masker dan Tetap Menjaga Protokol Kesehatan. Sabtu kemarin saya meliput kegiatan yang dilakukan oleh Universitas Flores (Uniflor) dalam hal ini pihak Rektorat. Kegiatannya sangat keren yaitu membagi (ratusan) masker kepada masyarakat sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memakai masker. Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardikas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei, saya pikir kegiatan ini sangat tepat dengan kondisi sekarang di mana Covid-19 sedang merajalela. Membagi sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memakai masker merupakan salah satu upaya penting memutus penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Panen Sorgum Untuk Pertama Kalinya Sungguh Bikin Happy

Karena saya yang membikin beritanya, maka bolehlah saya mengkopi-tempel berita tersebut di sini. Cekidot.

PERINGATI HARDIKNAS UNIFLOR MEMBAGI RATUSAN MASKER KEPADA MASYARAKAT

Peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada tanggal 2 Mei, Universitas Flores (Uniflor) membagi ratusan masker kepada masyarakat. Dalam sambutannya sebelum pembagian masker dimulai Rektor Uniflor Dr. Simon Sira Padji, M.A. mengatakan bahwa kegiatan ini menunjukkan Uniflor peduli dengan pendidikan yang mana suasana Hardiknas pada tahun ini masih belum kondusif akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu selain pembagian masker juga dilakukan edukasi kepada masyarakat yang menerima masker tersebut tentang betapa pentingnya memakai masker dalam situasi sekarang. Pada masa yang akan datang Uniflor akan mengupayakan pembagian masker dalam skala yang lebih besar yaitu dengan melibatkan setiap program studi.

Sekretaris Yayasan Perguruan Tinggi Flores (Yapertif) Ana Maria Gadi Djou, S.H., M.Hum. mengucapkan terima kasih kepada Uniflor atas kegiatan ini. Lebih lanjut Ana Maria mengungkapkan bahwa murid lebih takut kepada guru ketimbang orangtua, atas pemikiran ini mudah-mudahan dapat membuat masyarakat lebih peduli, karena Covid-19 sangat berbahaya dan paling utama selain mencuci tangan adalah harus menggunakan masker.

Pembagian masker dilakukan di persimpangan Jalan Wirajaya, Jalan Melati, Jalan Uniflor, dan Jalan Prof. Dr. W. Z. Yohanes. Kegiatan pembagian masker dihadiri dan dilakukan oleh Rektor Uniflor, Wakil Rektor Bidang Akademik Uniflor Ferdinandus Lidang Witi, S.E., M.Kom., Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum dan Keuangan Uniflor Falentina Lucia Banda, S.E., M.Sc., Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Uniflor Dr. Ernesta Leha, S.E., M.Agb., Sekretaris Eksekutif Uniflor Yohanes Laka Suku, S.T., M.T., Sekretaris Yapertif, Kepala Biro Administrasi Akademik (BAA) Uniflor Christina Gabriela, S.Sos., Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan Emilia Contessa Sero, A.Md., dan dibantu sebagian dosen dan karyawan Uniflor. Selain masker untuk orang dewasa juga dibagi masker untuk anak-anak.(2teh).

Sebelumnya, Uniflor yaitu Prodi Akuntansi juga telah membagi masker kepada masyarakat terutama di daerah Pasar Wolowona, Pasar Mbongawani, dan Pasar Potulando. Sedangkan Prodi Pendidikan Fisika telah melakukan penelitian dan membikin hand sanitizer dan disinfektan serta dibagikan pula kepada masyarakat dan pihak Kelurahan Paupire tempat Uniflor berdomisili.

Baca Juga: Belajar Blog Sambil Donasi di Kelas Blogging Online

Sebagai lembaga pendidikan tinggi, Uniflor telah berupaya dan membuktikan kepeduliannya terhadap lingkungan yang sehat sebagai idealnya manusia tinggal. Tugas kita semua adalah mengikuti protokol kesehatan yang diberlakukan oleh pemerintah antara lain mencuci tangan minimal dua puluh detik sebelum menyentuh wajah (mata, hidung, dan mulut), memakai masker, menjaga jarak, dan kalau bisa membersihkan rumah dan lingkungan dengan menyemprot cairan disinfektan. Disinfektan sangat mudah dibikin. Kakak Nani Pharmantara yang pada masa pensiunnya bersama suami membuka kios sembako juga menyediakan kran dan sabun untuk cuci tangan para pembeli serta menyemprot uang yang diserahkan menggunakan cairan disinfektan (lalu dijemur) hahaha.

Semoga bermanfaat.

Mari, saling menjaga!

#SeninCerita
#CeritaTuteh



Cheers.
loading...

0 komentar:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.